
Banyak orang yang merasakan sembelit selama puasa. Buang Air Besar (BAB) yang awalnya 1 – 2 kali sehari menjadi lebih jarang. Bahkan ada yang mengeluhkan lebih dari tiga hari belum BAB selama puasa ini.
Pada kebanyakan kasus, sembelit saat puasa disebabkan karena usus besar menyerap terlalu banyak lemak dari makanan yang ada di usus besar. Semakin lambat makanan bergerak melalui saluran cerna, semakin banyak lemak yang diserap usus besar. Hal ini terjadi, karena kita terlalu banyak memasukkan makanan/minuman kurang sehat pada waktu sahur/buka sehingga membuat feses menjadi kering sehingga frekuensi buang air besar (BAB) menjadi berkurang.
Beberapa hal yang bisa menyebabkan hal diatas diantaranya karena:
Beberapa solusi yang bisa diterapkan:
Dengan mengatasi masalah sembelit ini, mudah-mudahan rangkaian ibadah kita selama bulan Ramadhan menjadi lebih optimal. Aamiin